Jumat, 10 Januari 2014

Buku (Dasyatnya Shalat Subuh dan Tahajjud)


“Amal perbuatan seseorang yang pertama kali ditanyakan pada hari Kiamat adalah shalatnya. Apabila shalatnya baik, dia beruntung. Sedangkan kalau shalatnya buruk, dia akan merugi.”
(HR. Al-Nasa’I dan Al-Tirmidzi)

Buku (Mukjizat Shalat Malam)




Mereka hidupkan malam dengan taat beribadah kepada Tuhan
Membaca Al-Quran, merendahkan diri, dan berdo’a
Mata mereka mencucurkan air mata
Deras bagai hujan lebat

Kamis, 09 Januari 2014

Surprize for my hubby



SURPRIZE FOR MY HUBBY
Oleh
Yanie Al Adawiyah
Senyumanku akan terus terpancar indah ketika aku bertemu denganmu nanti. Setahun sudah menjalani kehidupan bersamamu dan semua terasa begitu indah walau terkadang ada konflik yang menyerang tapi tidak membutuhkan waktu yang lama untuk menyelesaikannya. Yaa… keterbukaan dan komunikasi yang akan membuat suatu hubungan akan selelu tentram dan terjaga. Hmmmm……Rumah di pedesaan memang lebih asri dan sejuk dari pada di kota, sawah- sawah masih terlihat luas dengan tumbuh-tumbuhan yang tertanam di dalamnya, padi, jagung sudah mulai membuahkan hasil. Pohon singkong dan ubi yang tumbuh  di bagian sudut sudut sawah juga sudah mulai tua. Jadi gak sabar ingin cepat-cepat panen.
Pagi yang cerah secerah harapan yang menghasilkan suatu keindahan. liburan kuliah yang membuatku pulang ke kampong halamanku membawa secercah keceriahan yang sulit ku dapatkan selain bertemu dengan keluarga tercinta. Pagi ini aku akan ke Surabaya untuk ketemu kekasihku yang bernama Ari. Sudah sekitar sebulan lebih aku tidak bertemu dengannya, dan musim kagen bener-benar bersemi di bulan ini. Lagipula besok adalah setahun hari jadianku sama Ari. Rencananya akan ku buat surprise atas kedatangannku hari ini, memang sengaja aku tidak memberitahu Ari kalau hari ini aku akan ke Surabaya. Aku ingin dia terkejut karna kehadiranku.
Keramaian di terminal membuatku tak sabar ingin cepat-cepat sampai di Surabaya. Lama juga aku menunggu keberangkatan bis kota, membuatku suntuk dengan kegerahan yang mulai menyelimuti tubuhku di siang ini. Ku pasang headsead dan ku putar sebuah alunan lagu-lagu untuk mengiringi kekosongan hatiku. “Cinta itu anugrah yang tak mungkin mudah ku melepaskannya….walau seribu rintangan tak gentarku untuk menjalani semua dengannmu….…” lagu ini adalah lagu yang sering aku nyanyikan bersama Ari. Ntah itu waktu di jalan, di taman dan kadang waktu telefon juga dia sering menyanyikan lagu itu untukku, So Sweets.
Dua jam lebih perjalanan dari desa ke kota, amat melelahkan sekaligus membuat isi perut keroncongan. Akhirnya Sampai juga aku di depan campusku, biasanya Ari akan menjemputku karna perjalanan ke kos cukup jauh, tapi kali ini aku jalan kaki sendiri, Ari pun tidak tau kalau aku akan datang ke Surabaya. Sebelum jalan ke kos aku mu mampir ke toko, beli coklat dengan hiasan sebuah pita dan tak lupa kartu ucapan. Sedikit aneh sih….masak cewek memberikan ini. Tapi gag apa-apa lah, ini kan Cuma hadiah bukan kado atau apalah yang special. Lagipula aku juga tidak bawa oleh-oleh dari desa yang akan ku berikan kepadanya. Dia pasti juga seneng apa yang sudah aku bawakan untuknya. Sampai di kos langsung ku rebahkan tubuhku di kasur yang empuk, angan-angan mulai menemaniku kalau malam ini pasti bulan akan bersinar cerah.
Detik demi detik pun berlalu. Adzan maghrib di mushollah Al-Ikhlas telah berkumandang, ku laksanakan kewajibanku untuk sholat maghrib. Sesudah itu aku akan sms Ari, membuat dia terkejut dengan kedatanganku hari ini.
Ari, sbuk gag? Bza k taman bungah sekrang gag???
ya mawarku chaynkemkx knpa? Mau ktmu cp Q dcana? balas Ari.
Ntar jga tw ndiri……skrang yach, cepetan loch!!!!!!!!!!
ya dech bales Ari singkat.
5 menit ku tunggu Ari di bangku taman tapi tidak ada sesosok bayangan Ari yang muncul. Padahal rumahnya cukup dekat dari sini.10 menit tetap ku menunggu akhirnya aku melihatnya di tepi jalan, matanya cukup meyakinkan kalau dia sedang mencari seseorang. Akhirnya aku sms dank u suruh dia ke tempat seperti biasa kalau kita ketemu.
“ Surprize………….” Hentak suaraku di depannya.
“ Mawar!!!!!!!!!!!!!!!!! perasaan tadi bulan ada di atas, kog sekarang ada di depanku
yach!!!!!!!!!! Aku gak salah kan, mungkin aku lagi mimpi.” Kaget plus kata-kata gombalnya keluar jadi satuo.
“ Gombal terus dech…oh iya ne ada coklat buat kamu, selamat hari jadi kita yang ke setahun sayang.”
“ sungguh indah cintaku” ucap Ari gemes sambil mencubit pipiku.” Kok kamu bisa ada di sini, kapan baliknya? Katanya bakal lama liburan di kampung?” Lanjutnya.
“ Yach, aku kan ingin memberikan sesuatu untukmu di hari yang special ini.” Jawabku.
“ aku seneng kok, seneng bangett.” Ucapnya membahagiakanku.
            Malam itu cukuplah menjadi malam yang berhias bulan dan bintang yang bertaburan. Cukup cerah langit di malam itu. Sejuk dengan hiasan bunga yang berada di sekelilingku memenuhi taman. Membuat hatiku lebih berwarna dan indah.

Rabu, 08 Januari 2014

Surat 14, Juz 14, Tahun 2014



Surat 14, Juz 14, Tahun 2014
Tahun baru adalah hari peringatan yang biasa dilakukan masyarakat untuk memperingati datangnya tahun baru yang menggantikan tahun lama. Mereka telah melewati masa satu tahun dan akan memulai tahun yang baru. Perayaan tahun baru Masehi biasanya dirayakan sangat meriah bahkan ada yang sengaja melupakan sejenak persoalan hidup yang berat untuk sekedar merayakan pergantian tahun. Tradisi yang dilakukan selalu rutin: meniup terompet dan menyalakan kembang api pada saat detik jarum jam tepat di angka 12 atau pada jam digital menunjukkan kombinasi angka “00.00”.
Orang akan merayakan tahun baru dengan pesta-pesta penuh suka cita, karena mereka berharap di tahun yang baru kita akan meniti hidup yang lebih baik. Banyak orang yang pergi meramal karena ingin mengetahui apakah tahun depan akan lebih bagus apa tidak? Semua orang berharap akan menjadi yang lebih baik dari tahun yang sebelumnya. Tahun baru, semangat baru. itulah yang harus kita tanamkan ke dalam diri, semoga dengan semangat yang baru kita dapat melalui hari-hari mendatang yang akan terasa lebih berat.
Sebuah harapan yang tak kalah tingginya dengan orang lain, sebuah target yang tak kalah suksesnya dengan orang lain membuatku lebih semangat untuk mulai aktifitasku di awal tahun 2014. Tujuan utamaku adalah mengunjungi makam Sunan Ampel, di situlah surat Al-Quran ke 14 dan juz 14 ku lantunkan untuk mengawali tahun 2014 ini. Aku ingin sebuah perbedaan menyerupai kehidupannku, membuatku bangga dan membuat orang lain ikut serta berpartisipasi dengan apa yang ku lakukan.
Mengapa ini menjadi tujuan utamaku?
Pertama           : Aku ingin mencari dan mendapatkan ridho dari Allah di awal tahun 2014.
Kedua             : Aku membaca bahwa terdapat suatu rahasia di balik surat Al-Quran ke 14 (Surat Ibrahim) yakni Sabar dan Bersyukur.
Syukur dan sabar adalah merupakan dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Sebagaimana kehidupan kita yang terkadang senang atau susah, lapang atau sempit, kaya atau miskin dan lain-lain. Hidup adalah ujian, maka atas kondisi apapun kita ada dalam ujian Allah swt. Pada saat kita mendapatkan kesenangan, kelapangan rizki, menjadi orang kaya ujiannya adalah pandai tidak kita bersyukur. Sedangkan pada suatu ketika kita mendapatkan kesusahan, kesempitan rizki, menjadi orang miskin ujiannya adalah mampu tidak kita bersikap sabar.
Kalau kita sadari banyak sekali nikmat yang telah Allah swt berikan kepada kita dan bahkan kalau mau dihitung sungguh tidak akan sanggup menghitungnya. Maka sungguh beruntung orang yang mampu bersyukur dan kasihan betul orang yang tidak mampu mensyukuri nikmat Allah swt yang sangat banyak itu. Dalam ayat di atas ( Al Qur’an surat Ibrahim ayat 7) Allah swt bahkan telah menjanjikan akan menambah nikmatnya bagi siapapun yang pandai bersyukur.
Hidup di dunia pada hakekatnya adalah ujian untuk meraih kesuksesan hidup dunia dan akherat. Sebagaimana ujian-ujian yang dilakukan bagi para pelajar pada hakekatnya ujian adalah untuk menaikkan derajatnya. Bahkan seseorang terkadang sengaja mengikuti ujian-ujian tertentu dalam rangka untuk mengetahui kemampuannya. Semakin tinggi derajat yang hendak diraih maka ujian yang dihadapi juga semakin sulit dan berat. Derajat keimanan akan semakin tinggi seiring keberhasilan seseorang dalam mengahadapi ujian atau cobaan yang Allah berikan kepadanya. Dalam hadits sahih Rasulullah bersabda, “Orang yang paling banyak mendapat cobaan adalah para nabi, kemudian orang-orang shaleh, dan selanjutnya orang-orang yang memiliki derajat yang tinggi dalam agama. Karena seseorang diberikan cobaan sesuai dengan kualitas agamanya. Jika agamanya teguh, maka ia mendapatkan tambahan cobaan.”
Ujian dengan demikian tidak perlu ditakuti. Ujian mesti dihadapi karena pada hakekatnya ujian adalah suatu kesempatan untuk mengetahui tingkat atau derajat kita. Ujian hidup manusia atas keimanannya juga tergantung pada derajat iman seseorang. Menurut Hadits Nabi Muhammad saw yang diriwayatkan oleh Al Baihaqi bahwa iman itu terbagi 2 bagian, yaitu separo ada dalam syukur dan separo ada dalam sabar. Maka syukur dan sabar harus dipegang teguh karena merupakan tanda lulus tidaknya ujian keimanan seseorang.
Ketiga                         : Mengetahui karakter dari juz 14, yakni :
1.      Tidak suka keterbelakangan dan aktif mencari pencerahan (Ibrahim)
2.      Cenderung keras kepala (Al-Hijr)
3.      Memiliki obsesi bermanfaat bagi sesama dan pelindung keluarga (An-Nahl)
4.      Berpikir logis dan mengedepankan bukti (Al-Bayyinah)
5.      Tulus didalam membantu orang (Al-Ikhlas)
6.      Humanis dan memandang perbedaan dengan dimensi tauhid (Al-Hajj)
7.      Produktif (Al-An’am)
8.      Cenderung mengikuti aturan didalam bertugas (Ash-Shofat)
Semoga dari apa yang aku lakukan di awal Tahun ini bisa bermanfaat untuk kehidupannku, bisa menjadi seorang yang selalu bersyukur dan sabar seperti surat ke 14, dan menjadi karakter seperti juz 14. Aminnnnnnn.....