Senin, 14 April 2014

Alam Berduka



Alam Berduka
*Mawarputih*
Hembusan angin menampakkan kemarahannya
Bergelut dengan butiran-buriran debu dan dedaunan kering
Memutar tak tentu arah hingga turunlah percikan air
Deras bagai air terjun pegunungan
Di temani sahabat kilat dan gemuruh Guntur menyambar
Menghampiri tanpa memberi isyarat kabar
Do’a, tangisan dan harapan terdengar meledak
Alam telah murka dan duka bertaburan
Kalah takdir tak bisa di sangga
Senja, kabarkan padaNya
Sampaikan kesah dan resah mereka padaNya
Hapuskan duka melodi, hanyutkan semua sakit
Biarkan semua larut dalam bayangan
Tapi jangan Kau larutkan doanya dalam biangnya
Kabarkan padaNya
Mereka menggigil dalam kuyup
Terpaku dalam kepilauan

Selasa, 25 Maret 2014

Sepertiga Malam



Sepoinya hembusan angin dari sela-sela jendela
Sejuk hingga terasa mengiringi langkahku
Keheningan pada sepertiga malam
Sunyi tiada nada berbunyi
Desahnya suara bibir tanpa berucap
Ku mlangkah sedikit demi sedikit
Mengambil butiran-butiran air bening nan suci
Ku usapkan pada rupa kusut
Mengalir dengan berbagai alunan do'a
Sepi kembali ku melangkah
Ku pakai kain  putih yang suci
Dan bergerak untuk mulai dalam sujudku
Kekhusuk'an membuat hati bercahaya
Bersama merdunya ayat-ayat suci
Membingkaikan rasa dalam bait
Rumput selaput nadi bergoyang lembut
Katika cahaya putih mulai merangkuh
Ku ulangi do’a dalam sujudku
Sejenak hati ini teracuni oleh butiran-butiran lembut
Tergenggam dalam ruang kesucian dan ketenangan
Lalu kembali dalam dunia dimana rasa dan cinta
Menyatuh bersama sinarnya kilauan cahaya

Rabu, 22 Januari 2014

cerita ibuku



Suatu pagi seorang anak gadis berkata pada ibunya:
“Ibu, ibu selalu terlihat cantik. Aku ingin seperti ibu, beritahu aku caranya“

“ Dengan tatapan lembut dan senyum haru, sang ibu menjawab:
“ Untuk bibir yang menarik, ucapkanlah perkataan yang baik”

“ Untuk pipi yang lesung, tebarkanlah senyum ikhlas kepada siapapun”

“ Untuk mata yang indah menawan, lihatlah selalu kebaikan orang lain..”

“ Untuk tubuh yang langsing, sisihkanlah makanan umtuk fakir miskin”

“ Untuk jemari tangan yang lentik menawan, hitunglah kebajikan yang telah di perbuat orang kepadamu.”

“ Untuk wajah putih bercahaya, bersihkan kekotoran batin…”

Anakku… Janganlah sombong akan kecantikan fisik, karena itu akan
pudar oleh waktu. Kecantikan perilaku tidak akan pudar walau oleh kematian….

Jika anda BENAR, maka anda tidak perlu marah.
Jika anda SALAH, maka anda wajib minta maaf.

Kesabaran dengan keluarga adalah KASIH.
Kesabaran dengan orang lain adalah HORMAT
Kesabaran dengan diri sendiri adalah KEYAKINAN
Kesabaran dengan Allah adalah IMAN.

Jangan terlalu mengingat masa lalu,
karena hal itu akan membawa AIR MATA.

Jangan terlalu memikirkan masa depan, karena hal itu akan membawa KETAKUTAN.

Jalankan saat ini dengan senyuman, karena hal itu akan membawa
KECERIAAN.

Setiap ujian dalam hidup ini bisa membuat anda pedih atau lebih baik. Setiap masalah yang timbul bisa menguatkan atau menghancurkan.

Pilihan ada pada anda,apakah anda akan memilih menjadi korban atau pemenang.

Carilah hati yang indah, bukan wajah yang cantik.

Hal hal yang indah tidak selalu baik, tapi hal hal yang baik akanselalu indah…..

Tahukah kita, mengapa Allah menciptakan ruang antar jari tangan kita?

Agar seseorang yang menurut kita special akan datang dan mengisi ruang tersebut, dengan memegang tangan kita selamanya..

Selamat berjuang menyemai dan menanam bibit bibit kebajikan…
Ingat! kesempatan tidak selalu membuat hidup kita lebih baik, tapi perubahan diri kita yang mengubah segalanya…..

Subhanallah..
hebat kan ibumu..
Berbaktilah kepada kedua orang tuamu selagi beliau masih ada jangan sia-siakan waktumu untuk kedua orang tuamu

Ya Allah,
Panjangkanlah umur ibuku agar aku lebih lama bersama dengannya, dan sayangilah ia sebagaimana ia telah menyayangiku sejak kecil. Aamiin

Mengapa air putih yang dido’akan bisa menyembuhkan orang sakit ?



“… Dan dari pada air, Kami jadikan segala sesuatu yang hidup…” (Q.S. Al-Anbiya : 30)

Dalam kajian kitab-kitab tafsir klasik, ayat di atas diartikan bahwa tanpa air, semua akan mati kehausan.

Di Jepang, Dr. Masaru Emoto dari Universitas Yokohama menemukan keajaiban tentang air dari percobaannya selama bertahun-tahun.

Hasil percobaannya tersebut dapat kita baca dalam bukunya yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia yang berjudul “Mukjizat Air”.

Air murni dari pegunungan di doakan secara agama Shinto, lalu didinginkan pada suhu -5 derajat Celcius di sebuah laboratorium. Hasilnya, ternyata molekul air membentuk Kristal segienam yang indah.

Percobaan diulangi dengan membaca “Arigato” (Terima Kasih; bahasa Jepang) didepan air tadi, kemudian Kristal dari air tersebut kembali membentuk keindahan yang berbeda. Lalu diucapkan kata “Setan” pada air tersebut, dan hasilnya ternyata kristal air tersebut membentuk suatu bentukan yang terlihat mengerikan.

Dan ketika diputarkan musik klasik (Symphoni Mozart), kristal air tersebut berubah menjadi bentuk bunga.

Ketika percobaan air diteruskan dengan bacaan Islam “Bismilah” (oleh ulama setempat), spontan Kristal air tersebut kembali mengalami perubahan bentuk, nampak terlihat keindahan yang menakjubkan yaitu berbentuk segi enam dengan lima cabang daun berkilauan).

Peristiwa tersebut bukan sihir, sulap, takhayul ataupun sebab kecanggihan teknologi. Tetapi nyata, kajian intelektual yang pernah dipresentasikandan diperagakan di Markas PBB di New York pada bulan Maret tahun 2005 silam.

Subhanallah… Ternyata air mampu “mendengar”, “membaca” dan “mengerti” serta “merekam” kata-kata atau pesan, seperti layaknya pita magnetic (Compact Disc).

Air juga ternyata mampu “mentransfer” kata-kata atau pesan tadi melalui molekul air yang lain.

Dengan temuan ini, dapat menjawab sekaligus menjelaskan tentang “Mengapa air putih yang didoakan bisa menyembuhkan orang sakit?”

Sebelum mengetahui tentang hal ini, mungkin ada dari yang sedang membaca tulisan ini, dan termasuk saya sendiri pun pernah memiliki anggapan bahwa orang yang sembuh berkat meminum air putih yang telah didoakan tersebut hanya sugesti saja, bahkan mungkin ada yang menganggap hal tersebut sebagai sesuatu yang konyol atau musyrik?

Akan tetapi, pada kenyataannya… air memang mampu menangkap pesan doa kesembuhan, menyimpannya, yang kemudian setelah diminum getarannya merambat kepada molekul air yang lain yang ada ditubuh si sakit.

Seperti yang kita ketahui, bahwa tubuh kita 75% terdiri atas air, darah mengandung 82% air dan tulang yang keras pun mengandung 22% air.

Air putih (air minum) dirumah kita, jika setiap hari didoakan dengan khusyu kepada Allah SWT, agar peminumnya sholeh, sehat, cerdas dll. Niscaya, akan berproses ditubuh , meneruskan pesan/doa kepada molekul air yang berada di bagian otak dan pembuluh darah peminumnya.

Dengan izin Allah SWT, pesan/doa tadi akan dilaksanakan oleh tubuh tanpa disadari. Bila air minum disuatu kota didoakan dengan serius untuk kesholehan, Insya Allah semua penduduk yang meminumnya akan menjadi baik.

Rasulullah SAW bersabda “Zam-zam lima syuriba lahu” (air zam-zam akan melaksanakan pesan dan niat bagi yang meminumnya).

Barang siapa yang meminumnya supaya kenyang, maka ia akan kenyang, barang siapa yang meminumnya untuk menyembuhkan sakit, maka ia akan sembuh.

Subhanallah, ini telah menjelaskan pula mengapa air Zam-zam begitu berkhasiat karena dia menyimpan doa jutaan manusia selama ribuan tahun sejak Nabi Ibrohim a.s.
.
Bila kita mau merenungkan ayat-ayat Al-Qur’an tentang air, kita akan tersentak bahwa masih banyak rahasia Al-Qur’an yang belum kita pahami. Bahwa air ternyata bukan sekedar benda mati. Dia menyimpan kekuatan, daya rekam, daya penyembuh dan sifat-sifat lainnya yang mungkin belum kita ketahui.

Perlu diingat, Islam adalah agama yang lekat dengan air.

Sholat perlu air untuk Wudhu, mandi/junub perlu air bahkan ketika seorang umat Muslim meninggal pun membutuhkan air untuk memandikan mayat.

Namun saat ini, masih banyak diantara kita yang kadang memperlakukan air dengan semena-mena, membuang-buang air secara mubadzir bahkan tak jarang diantara kita mencemarinya, Astagfirullah…

Semoga, kedepannya kita dapat memanfaatkan air dengan sebaik-baiknya. Aamiin.

Jumat, 10 Januari 2014

Buku (Dasyatnya Shalat Subuh dan Tahajjud)


“Amal perbuatan seseorang yang pertama kali ditanyakan pada hari Kiamat adalah shalatnya. Apabila shalatnya baik, dia beruntung. Sedangkan kalau shalatnya buruk, dia akan merugi.”
(HR. Al-Nasa’I dan Al-Tirmidzi)

Buku (Mukjizat Shalat Malam)




Mereka hidupkan malam dengan taat beribadah kepada Tuhan
Membaca Al-Quran, merendahkan diri, dan berdo’a
Mata mereka mencucurkan air mata
Deras bagai hujan lebat