Sepoinya hembusan angin dari sela-sela
jendela
Sejuk hingga terasa mengiringi
langkahku
Keheningan pada sepertiga malam
Sunyi
tiada nada berbunyi
Desahnya
suara bibir tanpa berucap
Ku
mlangkah sedikit demi sedikit
Mengambil
butiran-butiran air bening nan suci
Ku
usapkan pada rupa kusut
Mengalir
dengan berbagai alunan do'a
Sepi
kembali ku melangkah
Ku
pakai kain putih yang suci
Dan
bergerak untuk mulai dalam sujudku
Kekhusuk'an
membuat hati bercahaya
Bersama
merdunya ayat-ayat suci
Membingkaikan
rasa dalam bait
Rumput
selaput nadi bergoyang lembut
Katika
cahaya putih mulai merangkuh
Ku
ulangi do’a dalam sujudku
Sejenak
hati ini teracuni oleh butiran-butiran lembut
Tergenggam
dalam ruang kesucian dan ketenangan
Lalu
kembali dalam dunia dimana rasa dan cinta
Menyatuh
bersama sinarnya kilauan cahaya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar